Mau Menurunkan Berat Badan? Kamu Harus Tahu Jenis Olahraga Apa yang Cocok!

Berat badan ideal tentunya menjadi hal yang sangat diidamkan oleh banyak orang. Kaum hawa khususnya. Terlebih lagi maraknya drama korea yang menampilkan artis-artis dengan tubuh yang amat langsing bahkan kurus menjadi kiblat tubuh ideal belakangan ini. Maka berlomba-lombalah banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan. Mulai dari membatasi makanan dengan diet ala ini dan itu, olahraga, pemakaian korset, bahkan obat-obatan.

Vigorous-Exercise-2

(Sumber gambar : dailyburn.com)

Salah satu cara sehat untuk menurunkan berat badan adalah olahraga. Namun tentunya kita harus tahu, olahraga apa yang bisa menurunkan berat badan.

Exercise atau olahraga memiliki banyak pembagian. Salah satu pembagiannya adalah berdasarkan sistem pemakaian energi aerobik atau anaerobik. Istilah aerobik dan anaerobik ini sebenarnya berasal dari bakteri. Bakteri yang hidup dengan menggunakan oksigen disebut dengan bakteri aerobik, sebaliknya bakteri yang dapat hidup tanpa adanya oksigen digolonglan ke dalam bakteri anaerobik. Namun dewasa ini, istilah tersebut juga digunakan dalam olahraga.
Istilah tersebut berdasarkan pemakaian energi dalam menjalankan aktivitas atau kontraksi otot. Bila otot berkontraksi dengan tiba-tiba dan cepat tubuh akan berusaha menyediakan energi dalam waktu singkat, nah dalam hal ini, sistem anaerobik lah yang bekerja. Sebab tubuh belum mendapat asupan oksigen yang cukup untuk memperoleh energi dengan cara aerobik atau dengan oksigen.

Sistem anaerobik bekerja dengan cara mengubah fosfat creatine dan simpanan glikogen (glukosa:gula) di otot menjadi energi. Sistem ini sangat diandalkan untuk menyediakan energi bagi otot secara cepat. Namun, sistem ini berlangsung singkat hanya kurang lebih 20 menit dengan sediaan energi yang terbatas. Selain itu, lelah dan nyeri otot akan timbul sebagai respon terhadap pembentukan asam laktat sebagai hasil sampingan pembentukan energi tanpa oksigen.

Bila otot masih membutuhkan energi untuk berkontraksi, di sinilah sistem aerobik bekerja. Sistem aerobik menyediakan energi dalam jumlah yang cukup besar bahkan sampai 36 kali lipat energi yang dihasilkan sistem anaerobik namun waktu yang dibutuhkan untuk penyediaan energinya lebih lama sebab jalur atau lintasan untuk menghasilkan energinya lebih kompleks dan lebih panjang.

Jadi contohnya kira-kira seperti ini. Misalkan kita mulai berlari dengan cepat maka saat itu sistem anaerobik lah yang bekerja. Namun, tubuh akan mengkompensasi kebutuhan oksigen dengan bernapas lebih cepat. Makanya kita akan ngos-ngosan saat itu. Nah, dengan ketersediaan oksigen itu, bila kita masih berlari dengan waktu lebih dari 20 menit maka tubuh akan menyediakan energi dengan cara aerobik sebab kita masih butuh energi untuk lari dan ketersediaan oksigen sudah mencukupi.

Apa kaitannya dengan menurunkan berat badan?
Saat tubuh menyediakan energi dengan cara aerobik, maka energi tersebut berasal terutama dari pembakaran lemak dan karbohidrat serta sedikit pembakaran protein. Maka, bagi yang ingin menurunkan berat badan dengan membabat lemak. Bolehlah olahraga aerobik ini dicoba. Berolahragalah dengan intensitas yang ringan-sedang dengan durasi 20-60 menit. Misalkan jogging, jalan cepat, berenang, bersepeda, dan lain-lain. Intinya adalah memperhatikan intensitas olahraga dan waktunya.

Namun, jangan salah mengartikan. Bukan berarti olahraga anaerobik tidak bagus buat tubuh. Olahraga anaerobik juga banyak manfaatnya seperti meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan kecepatan pembentukan energi dari simpanan glikogen otot. Jadi, tergantung apa kebutuhan kita.
Ingin menurunkan berat badan?olahraga aerobiklah.

(Visited 74 times, 1 visits today)

About Ruris

Muslimah. Mahasiswi. Perawat. Physiologist wanna be. Great writer one day. Senang belajar ini dan itu. Berteman dengan siapa saja. Love at writing, reading, travelling, eating and sleeping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *