Belajar Fiksi Dari Faisal Oddang

“Perang yang baru saja selesai telah mengubah banyak hal kecuali cinta kita. Arung. Saya harus pergi. Makassar setelah Ventje Sumual menyerah dan Permesta dibubarkan, bukan lagi Makassar yang membuat leluhur saya datang sebagai pedagang kulit penyu, ratusan tahun yang lalu. Nyawa saya terancam, kau tahu itu. Dan cinta? Cinta tidak …

Continue reading