Belajar Fiksi Dari Faisal Oddang

“Perang yang baru saja selesai telah mengubah banyak hal kecuali cinta kita. Arung. Saya harus pergi. Makassar setelah Ventje Sumual menyerah dan Permesta dibubarkan, bukan lagi Makassar yang membuat leluhur saya datang sebagai pedagang kulit penyu, ratusan tahun yang lalu. Nyawa saya terancam, kau tahu itu. Dan cinta? Cinta tidak …

Continue reading

Sebuah Catatan tentang 2017

“Time flies so fast” Apa kabar akhir pekan ke dua 2018 ini? Waktu setahun benar-benar berlalu tanpa terasa. Masih segar dalam ingatan bagaimana tepat setahun lalu saya menghabiskan pergantian tahun di sebuah pedalaman di kabupaten Bone. Dusun Bahonlangi. Tak ada keramaian, tak ada pesta, tak ada petasan, terlebih kembang api. …

Continue reading