ARTWORK CAFÉ VEDIT: JEBAKAN YANG SEMPURNA!

Jika kalian juga terjebak oleh rutinitas kuliah, kerja, ujian, atau bahkan kemacetan Makassar, Art Work Café bisa jadi tempat yang pas menguapkan semua lelah dan kejenuhan

1

Sebuah ungkapan sambutan di dArtwork Cafe. Selamat datang! (Foto oleh Dandi)


 

Matahari  berangsur turun dari peraduannya. Perlahan beranjak berganti sejuk dari terik yang sedari tadi menyengat. Saya keluar dari kelas dengan rasa lega dan lelah. Ujian terakhir semester ini pun terlalui. Alhamdulillah. Hasil akhirnya adalah berharap yang terbaik setelah segala proses terlewati.
Seorang teman, Nunu, mengajak nongkrong ke salah satu kafe yang sedang naik daun karena keunikannya memadukan kafe dan studio foto, Art Work Café Vedit. Sebenarnya, saya tipikal orang yang tidak begitu suka mencoba tempat baru. Saya lebih memilih makan, minum atau nongkrong di tempat yang sudah dikenal. Lebih pasti rasa dan suasananya. Namun kali ini pengecualian. Rasa penasaran karena melihat foto-foto dari instagram dengan akun @ARTWORKAFE ini pun membuat saya mengiyakan ajakan dadakan ini. Lagi pula beberapa teman dari Kelas Menulis KEPO juga akan datang. Sekalian bertemu dengan mereka.
Kami disambut dengan kue dan lagu selamat ulang tahun. Bukan untuk kami sebenarnya. Hanya saja kedatangan kami bertepatan di saat beberapa pengunjung memberikan kue dan ucapan selamat ulang tahun kepada salah seorang temannya. Nampak perempuan muda yang baru datang terheran-heran dengan kue dan ucapan meriah dari teman-temannya yang sejak awal menunggu. Sebuah kejutan ternyata. Perempuan yang mungkin berusia belasan akhir ini pun tersenyum lebar meniup lilin dan memotong kue yang diberikan oleh temannya. Kami yang berada tepat di depan meja mereka menyaksikan pemandangan ini pun turut tersenyum.

Suasana di lantai dasar (Foto oleh dandi)

 


Kami menuju satu-satunya meja yang masih kosong di ruangan yang terbilang unik dengan dinding yang dihias papan tulis dengan kutipan pemberi semangat dan buku yang tertata apik di salah satu dindingnya. Nampak seorang barista dengan cekatan meracik kopi di mejanya yang berada di sudut kiri ruangan.

3

Akan ada banyak quotes seperti ini di dinding Artwork Cafe. Sederhana. Namun bermakna (Foto oleh Dandi)


Pengunjung di lantai dasar semakin ramai. Meja-meja yang tertata rapi sudah hampir penuh oleh pengunjung. Kami memilih naik ke lantai dua. Di sini terdapat tempat pertemuan yang lebih pribadi. Beberapa komunitas biasa mengadakan pertemuan atau rapat. Biasa juga untuk kerja kelompok. Saya jadi berpikir mengajak teman-teman untuk kerja tugas di sini. Selain terdapat meja untuk lesehan yang nyaman untuk menulis atau mengetik, di sini juga tersedia kipas angin dan ac yang akan membuat kita betah berlama-lama. Aku berdiri lama menatap dereten foto hasil karya anak muda pecinta fotografi yang terpajang rapi di dinding. Ku lirik Tari yang malah asyik berfoto ala instagram di salah satu sudut ruangan.

Seorang anak muda menghampiri kami dengan ramah memberi daftar menu makanan dan minuman yang kami pesan. Ia dengan sabar memberi penjelasan jika ada menu yang kami tanyakan. Jika teman yang lain memilih minuman atau makanan ringan, saya malah memilih salah satu menu makanan berat yang tersedia yaitu nasi goreng dan Thai Tea sebagai minumannya.

Tak lama pesanan kami pun tiba. Ternyata teman yang lain pun menyerbu nasi goreng ini. Rasanya memang enak meski awalnya sempat ragu khawatir rasanya seperti nasi goreng biasanya. Nasi goreng ini juga kering, tidak membuat bibir lembab karena minyaknya. Hanya dengan beberapa kali suap, si nasi goreng pun amblas tanpa sisa. Pun dengan Thai Tea Ice yang menjadi pendamping nasi goreng. Tidak begitu manis, namun melegakan tenggorokan. Perpaduan ini pun terasa menggantikan semua energi yang terserap saat ujian.

4

Nasi goreng Art Work Kafe dan Thai tea ice (Foto oleh Ifah)

Kulihat teman yang lain pun khidmat menikmati makanan dan minuman mereka masing-masing. Kentang goreng, coffee latte, green tea dan mocktail yang dipesan pun mereka habiskan tanpa sisa.
Kenyang dengan makan dan minum, kami mencoba studio foto yang berada di lantai yang sama. Beberapa orang juga tampak asyik berfoto. Ada yang datang bersama teman-temannya, ada juga yang datang dengan pasangan dan anaknya. Kami mencoba hampir semua sudut untuk berfoto. Sangat keren untuk di upload di sosial media. He he he.

5

6

Mencoba Studio foto Artwork Kafe (Foto oleh Ifah dan Dandi)


Kami memutuskan pulang setelah puas berfoto, bercanda dan tertawa riang. Sepertinya penat dan lelah pasca ujian telah menguap habis. Sangat tidak rugi terjebak oleh ajakan dadakan untuk ke kafe yang berlokasi di lampu merah Tello ini. Jika kalian juga terjebak oleh rutinitas kuliah, kerja, ujian, atau bahkan kemacetan Makassar, Art Work Café bisa jadi tempat yang pas menguapkan semua lelah dan kejenuhan. Di sini kalian bisa duduk santai, menikmati makanan dan minuman yang memuaskan lidah dan perut, juga berfoto ria.

Tenang saja, harganya tidak akan menguras dompet, apalagi yang masih berstatus mahasiswa. Dan juga jika terdaftar sebagai anggota, akan ada banyak potongan harga yang ditawarkan. Oh ya, jika kalian ingin bertanya mengenai perayaan ulang tahun atau apa pun itu, ada Kak Risved, salah satu owner kafe ini yang dengan ramah akan menjawab pertanyaan kalian.

Bagi saya, hari ini Art Work Café Vedit telah jadi jebakan yang sempurna.

 

 

(Visited 255 times, 1 visits today)

About Ruris

Muslimah. Mahasiswi. Perawat. Physiologist wanna be. Great writer one day. Senang belajar ini dan itu. Berteman dengan siapa saja. Love at writing, reading, travelling, eating and sleeping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *